Woman Institute for Research and Empowerment of Gorontalo (WIRE-G)



Jalan Palma Perumahan Belle Orasawa Blok E No.2 Kota Gorontalo
Provinsi: GORONTALO
Kota/Kabupaten: KOTA GORONTALO
Kecamatan:
Kelurahan:





WIRE-G adalah sebuah Lembaga nirlaba yang berdiri sejak tahun 2006 yang digagas oleh tiga orang perempuan yang sebelumnya merupakan anggota bidang pemberdayaan perempuan di salah satu organisasi kepemudaan di Provinsi Gorontalo. Namun menurut mereka lembaga tersebut tidak memberikan ruang gerak yang lebih luas untuk menelisik lebih jauh tentang kebutuhan perempuan. Masih banyak permasalahan terkait kebutuhan dasar yaitu pendidikan, kesehatan dan akses pelayanan publik yang belum berpihak pada perempuan. Maka penting untuk mendirikan sebuah lembaga yang fokus pada riset dan kajian terhadap masalah dasar perempuan dan masyarakat miskin, kemudian data tersebut yang dijadikan sebagai dasar advokasi terhadap kebijakan pemerintah agar lebih tepat sasaran. selain itu ditingkat komunitas perlu untuk membangun kesadaran kritis agar masyarakat khususnya perempuan lebih partisipatif. Perempuan dan laki-laki memiliki hak dan tanggungjawab penuh yang tak dapat dipisah-pisahkan untuk mewujudkan keadilan, kesetaraan dan akses yang sama terhadap politik, ekonomi, sosial, budaya, lingkungan hidup tanpa diskriminasi atas dasar jenis kelamin dan pembedaan lainnya. Adalah penting untuk mengupayakan agar hak-hak tersebut dapat terwujud melalui jaminan kebijakan Negara yang responsif gender. Pada kenyataannya perempuan sebagai unsur masyarakat local yang menjadi salah satu pilar memperkokoh kehidupan bernegara di level local, menurut WIRE-G mengalami permasalahan yaitu, pertama: kesulitan dalam memperoleh akses terhadap sumber daya dan pengambilan keputusan. Kedua, keterwakilan perempuan dalam pengambilan keputusan masih rendah dan ketiga kapasitas perempuan dalam mempengaruhi kebijakan formal maupun informal masih terbatas. Ketiga hal tersebut merupakan persoalan dalam peningkatan peran perempuan lokal yang berkaitan erat dengan penguatan kapasitas perempuan. Hal inilah yang menjadi dasar, mengapa perlu dibentuk lembaga perempuan yang khusus melakukan kajian untuk memperoleh data lapangan mengenai kondisi dan posisi perempuan, dalam kaitannya dengan pembangunan kapasitas perempuan agar dapat berperan serta dalam penyelenggaraan otonomi daerah dalam mewujudkan masyarakat berkeadilan yang demokratis dan sejahtera.


CERITA AKAR RUMPUT

March 2, 2020
Pelibatan pemuda dalam mengurangi kelaparan

Tuliskan cerita lengkap mengenai kegiatan tersebut

[…]
March 2, 2020
Perbaikan Akreditasi Puskesmas di NTB Bersama Tim Pencerah Nusantara

Pada bulan Agustus 2017, Puskesmas Poto Tano berhasil memperoleh status Puskesmas Terakre […]


AKTOR PEMBANGUNAN LAINNYA

February 11, 2020
Schneider Team USU
Schneider Team merupakan komunitas researcher Millenial dan innovator pemuda yang bergerak dibidang […]
February 11, 2020
Pengmas Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran
Divisi Pengabdian Masyarakat adalah salah satu divisi BEM KEMA FK Unpad yang bergerak di bidang peng […]
February 11, 2020
Manunggal
Manunggal merupakan organisasi yang berfokus untuk membantu kaum rentan terutama perempuan dan anak […]